SEBERAPA PENTINGNYA MANAJEMEN SDM DALAM ORGANISASI? YUK SIMAK PENJELASANNYA! I DIVISI HRD

 

SEBERAPA PENTINGNYA MANAJEMEN SDM DALAM ORGANISASI? YUK SIMAK PENJELASANNYA!

 

Sumber Daya Manusia mempunyai arti keahlian terpadu yang bersumber dari daya pikir serta daya fisik yang dimiliki oleh setiap orang (Hasibuan, 2003:244). Lebih jelasnya, SDM merupakan suatu kemampuan pada setiap manusia yang ditentukan oleh daya pikir serta daya fisiknya. Sedangkan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) diartikan sebagai proses dan upaya untuk merekrut, memotivasi, mengembangkan, juga mengevaluasi sumber daya manusia secara keseluruhan yang diperlukan oleh perusahaan untuk pencapaian tujuannya (Sule dalam Husaini, 2017). Tujuan utama MSDM adalah untuk meningkatkan kontribusi sumber daya mansia terhadap organisasi. Organisasi tersebut mempunyai tujuan dalam memastikan pemanfaatan dan penggunaan keahlian serta kemampuan manusia secara efektif juga efisien untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh organisasi atau perusahaan.

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) mengawasi komponen terpenting dari bisnis dan organisasi yang berjalan baik, yaitu tenaga kerja yang produktif dan berkembang. Seperti aset lainnya, tenaga kerja berbakat dapat digunakan secara strategis untuk menambah nilai bagi organisasi. MSDM bertanggung jawab tentang bagaimana mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) secara strategis. MSDM juga bertanggung jawab terhadap hal berhubungan dengan staf dan aktivitas organisasi yang beragam berdasarkan pelaksanaan fungsinya. MSDM dalam organisasi adalah mengatur seluruh anggota agar secara efektif dalam melakukan pekerjaannya. Untuk dapat mencapai keefektifan tersebut, anggota harus dianggap sebagai aset, bukan biaya untuk organisasi.

          Manajemen sumber daya manusia sangat dibutuhkan untuk suatu organisasi, instansi maupun perusahaan dalam pengelolaan tenaga kerja atau karyawan. Jadi, hampir semua organisasi atau perusahaan menerapkannya, karena manajemen sumber daya mempunyai peranan yang sangat vital, yaitu:

1.       Menentukann jumlah, kualitas dan penempatan anggota yang sesuai dengan kebutuhan organisasi berdasarkan job description, job specification, dan job requitment.

2.       Menentukan penarikan, seleksi dan penempatan anggota berdasarkan atas asas the right man in the right place and the right man in the right job.

3.       Menetapkan program kesejahteraan, pengembangan, promosi dan pemberhentian.

4.       Meramalkan penawaran dan permintaan sumber daya manusia pada masa yang akan datang.

5.       Memperkirakan keadaan perekonomian pada umumnya dan perkembangan organisasi kita pada khususnya.

6.       Memonitor dengan cermat Undang-Undang perburuhan dan kebijaksanaan pemberian balas jasa organisasi-organisasi sejenis.

7.       Memonitor kemajuan teknik dan perkembangan serikat buruh.

8.       Melaksanakan pendidikan, latihan, dan penilaian prestasi kerja pegawai.

9.       Mengatur mutasi pegawai baik vertikal maupun horizontal.

10.     Mengatur pensiunan, pemberhentian dan pesangonnya.

 

          Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa peranan sumber daya manusia sangat esensial dalam menjalankan suatu organisasi karena manusia merupakan kunci dari semua persoalan. Walaupun peranan manajemen sumber daya manusia yang dijelaskan sebelumnya hanya mencakup lingkup perusahaan atau organisasi pada umumnya, tetapi hal ini juga berlaku dalam lembaga pendidikan. Tenaga pendidik dan kependidikan sebagai sumber daya manusia pendidikan memegang peranan strategi terutama dalam upaya membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai-nilai yang diharapkan (Akilah, 2018: 532-533).

 

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Tujuan-tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia ada empat, yaitu:

 

1.       Tujuan Organisasional

Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi. Walaupun secara formal suatu departemen sumber daya manusia diciptakan untuk dapat membantu para manajer, namun demikian para manajer tetap bertanggung jawab terhadap kinerja anggota. Departemen sumber daya manusia membantu para manajer dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia organisasional.

 

2.       Tujuan Fungsional

Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.

 

3.       Tujuan Sosial

Ditujukan untuk secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat melalui tindakan meminimasi dampak negatif terhadap organisasi.

 

4.       Tujuan Personal

Ditujukan untuk membantu anggota dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi. Tujuan personal anggota harus dipertimbangkan jika para anggota harus dipertahankan, dipensiunkan, atau dimotivasi. Jika tujuan personal tidak dipertimbangkan, kinerja dan kepuasan anggota dapat menurun dan anggota dapat meninggalkan organisasi.

 

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

Adapun fungsi manajemen sumber daya manusia seperti halnya fungsi manajemen umum, yaitu:

 

a. Fungsi Manajerial

-       Perencanaan (Planning): Perencanaan adalah merencanakan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam membantu terwujudnya tujuan. Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kerja.

-       Pengorganisasian (Organizing): Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua anggota dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan koordinasi dalam bagan organisasi.

-       Pengarahan (Directing): Pengarahan adalah kegiatan mengarahkan semua anggota, agar mau bekerja sama dan bekerja efektif serta efisien dalam membantu tercapainya tujuan organisasi.

-       Pengendalian (Controlling): Pengendalian adalah kegiatan mengendalikan semua anggota agar menaati peraturan-peraturan organisasi dan bekerja sesuai dengan rencana. Apabila terdapat penyimpangan atau kesalahan, maka akan diadakan tindakan perbaikan dan penyempurnaan rencana.

b. Fungsi Operasional

-       Pengadaan Sumber Daya Manusia (recruitment): Pengadaan adalah proses penarikan, seleksi, penempatan orientasi, dan induksi untuk mendapatkan anggota yang sesuai dengan kriteria kebutuhan organisasi.

-       Pengembangan (development): Pengembangan adalah proses penigkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral anggota melalui pendidikan dan pelatihan.

-       Kompensasi (compensation): Kompensasi adalah pemberian balas jasa langsung dan tidak langsung, uang atau barang atau sertifikat kepada anggota sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada organisasi. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak.

-       Pengintegrasian (integration): Pengintegrasian adalah kegiatan untuk mempersatukan kepentingan organisasi dan kebutuhan anggota agar tercipta kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.

-       Pemeliharaan (maintenance): Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau meningkatkan kondisi fisik, mental dan loyalitas anggota, agar mereka tetap mau bekerja sama sampai masa periode yang berlaku.

-       Pemutusan Hubungan Tenaga Kerja (separation): Pemberhentian atau Pemutusan Hubungan Tenaga Kerja adalah putusnya hubungan kerja seseorang dari suatu organisasi. Pemberhentian ini disebabkan oleh keinginan anggota, keinginan organisasi, periode kerja berakhir dan sebab-sebab lainnya

 

          Semua fungsi dalam manajemen tersebut akan dilaksanakan tergantung dengan kebutuhan, apakah akan dilakukan secara sederhana atau dengan tingkat kesulitan yang tinggi, dan dapat menggunakan hanya beberapa fungsi saja. Proses manajemen adalah interaksi dan saling keterkaitan antara beberapa fungsi manajemen yang digunakan. Dalam melakukan tugas manajerial, seseorang tidak terlepas dari kerjasama dengan orang lain dan dilakukan dengan proses step by step of doing something.

          Peranan manajemen sumber daya manusia dalam organisasi merupakan salah satu kunci keberhasilan kegiatan berorganisasi untuk mencapai tujuan dan fungsi yang diinginkan agar sumber daya manusia yang ada dapat turut serta berkonstribusi secara menyeluruh. Selain itu adanya manajemen sumber daya manusia dapat membantu mengatur kegiatan yang sesuai dengan kualifikasi masing-masing sumber daya manusia dalam pelaksanaan organisasi. Fungsi dari manajemen sumber daya manusia terdiri dari fungsi manajerial dan fungsi operasional yang saling membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak sehingga dapat mencapai tujuan yang terdiri dari tujuan organisasional, tujuan fungsional, tujuan sosial dan tujuan personal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKAR Edisi Juni 2025 | Kamu Cukup, Selalu karya Aura Alfisyahrani

PROFIL

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Jalan yang Terang untuk yang Bertahan oleh Bella Najwa Muzdha