Postingan

PROFIL

Gambar
  TENTANG Sahabat Perpustakaan adalah badan semi otonom yang secara struktur memiliki garis koordinasi dengan Kepala UPT Perpustakaan Universitas Jember dan berupaya meningkatkan kemampuan literasi dikalangan civitas akademika Universitas Jember    VISI Mewujudkan Sahabat Perpustakaan yang mewadahi civitas Universitas Jember yang aktif, sinergis, tanggap, dan inovatif serta progresif dalam mengembangkan literasi MISI Mempererat solidaritas dan sinergitas antar anggota Sahabat Perpustakaan dengan mengoptimalkan  peran anggota Sahabat Perpustakaan dalam berbagai kegiatan Mengoptimalkan fungsi Sahabat Perpustakaan sebagai pengembang ide dan kreatifitas anggota Membentuk wadah aspirasi bagi seluruh anggota Menguatkan promosi mengenai Sahabat Perpustakaan kepada seluruh civitas Universitas Jember secara masif dan meluas Turut serta dalam pemberdayaan masyarakat di bidang literasi sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi

SEKAR Edisi April 2026 | Di Ambang Hadir Karya Windy Aliffia

Di Ambang Hadir  Karya Windy Aliffia Entah dengan bahasa apa aku menggambarkan-Mu Segala kata gugur sebelum sampai Seperti embun yang menguap sebelum pagi Tak ada yang sanggup menjangkau-Mu seutuhnya   Jika dunia adalah taman yang mekar Maka Engkau rahasia di balik wanginya Yang tak tampak namun menghidupkan Yang diam namun menggetarkan   Namun aku seperti langkah tanpa arah Bergerak tanpa pernah sampai singgah Aku melihat begitu banyak tanda-Mu Namun hatiku tak pernah membacanya   Setiap hari aku mengetuk pintu-Mu Dengan gerakan yang hafal arah Namun jiwaku pengembara asing Tersesat di rumahnya sendiri   Lisanku bagai sungai dalam menyebut nama-Mu Namun hatiku gurun yang retak Tak ada yang tumbuh dari panggilan itu Hanya gema yang kembali hampa   Aku berdiri di hadapan-Mu Seperti bayang kehilangan tubuh Hadir namun tak berjejak Dekat namun tak menyentuh   Ya Rabb, ajari aku tenggelam Bukan ...

SEKAR Edisi April 2026 | Resonansi yang Tak Terucap Karya Trileonita Aritonang

Resonansi yang Tak Terucap  Karya Trileonita Aritonang Di antara riuh semesta yang tak bernama Aku menemukan gema yang tak kasat indera Bukan hadir dalam bentuk yang nyata Namun terasa seakan telah lama ada   Ia tak mengetuk, tak pula memaksa Hanya hadir sebagai rasa yang perlahan menyala Seperti vayu yang menyentuh tanpa wujud Namun cukup untuk menggetarkan seluruh kalbu   Dalam diam, kusebut ia dalam doa Tanpa ingin menggenggam, tanpa ingin memiliki sepenuhnya Sebab ada rasa yang tak ditakdirkan untuk bersuara Namun tetap hidup dalam sunyi yang setia   Kadang aku bertanya pada semesta Apakah ini sekadar persinggahan jiwa Ataukah serpih takdir yang belum sempurna Yang hanya dipertemukan untuk saling merasa   Ia tak pernah tahu betapa dalam gelombangnya Betapa sunyi pun mampu menjadi penuh karenanya Namun mungkin memang begitulah adanya Tidak semua rasa diciptakan untuk saling menemukan   Dan jika suatu saat...

SEKAR Edisi April 2026 | Titik Koma yang Terlewat Karya Siti Aprilia Mudmainah

Titik Koma yang Terlewat  Karya Siti Aprilia Mudmainah Namanya Alin, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Jember yang semester empatnya terasa seperti lomba lari tanpa garis akhir. Sejak mengambil mata kuliah Ilmu dan Perancangan Perundang-undangan, hidupnya dipenuhi istilah, asas, dan draft pasal yang tak kunjung selesai. Laptopnya jarang benar-benar mati, hanya berpindah dari meja belajar ke kasur kosan yang sempit. Setiap pagi ia bangun dengan pikiran tentang deadline —bukan tentang sarapan, bukan tentang cuaca Jember yang kadang terik berlebihan—melainkan tentang revisi naskah akademik dan tugas menyusun rancangan peraturan fiktif yang terasa terlalu nyata bebannya. Alin dikenal dengan mahasiswa yang cukup rajin dengan IPK-nya yang lumayan dan juga aktif beberapa organisasi hingga kegiatan kampus. Dari luar, hidupnya terlihat tertata. Namun belakangan, ia sering menatap kertas-kertas folio dan laptopnya terlalu lama tanpa benar-benar membaca. Grup kelas membahas struktur kon...

SEKAR Edisi April 2026 | Strategi Paling Nekat Karya Navira Monica Sari

Strategi Paling Nekat  Karya Navira Monica Sari   Ternyata... keluar dari kantor nggak otomatis ngebuat bayangan Dinda ter- uninstall otomatis dari kepala mungilku. Folder ”Dinda” di otakku malah seolah masuk ke tahap maintenance permanen—nggak bisa dihapus, tapi... terus memakan memori.             Sudah waktunya aku balik ke realita, berkutat dengan skripsi yang revisinya bahkan lebih banyak daripada total jumlah kata di dalamnya—Berlebihan memang hobiku, jadi jangan heran. Setiap kali aku merasa buntu menghadapi dosen pembimbing yang ribetnya ngalahin mamaku, aku teringat ucapannya ”Jangan terlalu aman.”             Di suatu sore yang mendung—tipe cuaca yang biasanya ngebuat orang-orang jadi melankolis parah dan kehilangan akal sehatnya—aku melakukan suatu hal yang super duper nekatbahkan aku yang dulu nggak bakal mengira bakal ngelakuinnya. Sesuatu yang Dind...

SEKAR Edisi April 2026 | Tukiyem dan Impiannya Karya Nasya Falasarika

Tukiyem dan Impiannya  Karya Nasya Falasarika Di sebuah rumah gubuk sederhana, hiduplah sepasang suami istri renta dan anak gadis mereka yang telah beranjak remaja bernama Tukiyem. Suatu hari, keluarga itu terlibat perbincangan serius perihal keberlanjutan hidup Tukiyem. Tukiyem baru saja lulus SMA di desanya, ia mendapat nilai bagus di beberapa mata pelajaran sehingga guru-guru menyarankannya untuk melanjutkan kuliah dan mengejar impiannya. Tukiyem adalah anak yang rajin dan pandai, ia juga berbakti kepada kedua orang tuanya. Bapak dan ibu Tukiyem bernama Sabi dan Marwa, mereka berdua telah berumur 62 dan 59 tahun. Suatu hari, Tukiyem memberanikan diri untuk mengajak orang tuanya berbincang perihal langkah hidup yang harus ia ambil selanjutnya. Jadi, ia panggil kedua orang tuanya yang berada di depan gubuk untuk masuk ke ruang tamu mereka yang sederhana. “Pak, Bu, Tukiyem mau membicarakan sesuatu dengan Bapak dan Ibu. Boleh kita masuk dulu?” kata Tukiyem. Bapak dan Ibu Tukiyem...