Senin, 11 Juli 2022

Tak Ada yang Tahu I Putri Nadilla Zahrotu Alufi


IDENTITAS PENULIS

Nama : Putri Nadilla Zahrotu Alufi

Divisi   : HRD

Jenis    : Puisi

 

TAK ADA YANG TAHU

 

Pagi itu

Dia simpan rapat-rapat

Walau wajahnya tak dapat sembunyikan bekas air mata

Pipinya merah, matanya pilu

Namun masih sempat ia mengukir senyum di bibirnya

 

Tak ada yang bertanya

Tak ada yang peduli

Sekalipun buah hatinya, belahan jiwanya

 

Ia selalu begitu

Meskipun koyak hatinya

Tetap saja tidak mau cerita

Hanya menangis dalam diam

Mengadu pada sembah dan sujud

 

Pisau duri menghunjam dirinya

Tetap saja tidak mau cerita

Sejak pertama tidak ada yang tahu

Sampai dia pergi

Dia tidak kembali


 

Teman Berproses I Silfi Eka Cindi Pratiwi

 

IDENTITAS PENULIS

Nama : Silfi Eka Cindi Pratiwi

Divisi   : Literasi

Jenis    : Puisi

 

TEMAN BERPROSES

 

Apakah kamu pernah menatap mentari di langit saat senja?

Yang perlahan dilahap gelap dan mengubahnya jadi malam sebagai ucapan pamit selamat tinggal.

Meskipun kamu tahu esok hari mentari akan kembali datang. Tapi bukan itu masalahnya.

Kamu khawatir kalau besok cuaca sedang tidak bersahabat dan mentari tertutupi mendung.

Kamu tidak yakin kalau sinar mentari itu mampu menembusnya dan memelukmu dengan kehangatan seperti yang biasa ia berikan.

Tapi di sisi lain, kamu selalu ingat satu hal, kalau hidup akan terus berjalan meskipun jalannya sangat terjal.

Ada ataupun tidak ada mentari itu, kamu dituntut untuk terus bergerak oleh keadaaan.

Kamu terus dituntut untuk selalu bisa dalam banyak hal meskipun kamu sendiri ragu untuk itu.

Kamu selalu berpikir bahwa dunia tidak adil karena apa yang terjadi terkadang tidak selaras dengan apa yang kita ingin.

Harus patah, harus dipisahkan, harus jatuh, harus berantakan, harus jungkir balik dan tumbang.

Lantas kemudian dihadirkan, kembali dipertemukan dengan seseorang

Yang menjadi alasan untuk kembali bangkit, kembali menemukan semangat, dibersamakan dengan orang yang dirasa tepat, dan sekejap kembali hilang atau dipaksa oleh keadaan.

Di sini aku sadar bahwa, alasan kamu ada, alasan kamu kuat adalah dirimu sendiri. Bukan orang lain.

Mereka hanyalah teman berproses, dan kamu yang sedang berproses.

Jadi jangan menggantungkan harapan pada orang lain, tapi diri kamu sendiri yang harus mulai terbiasa dengan itu.

Dari mereka kamu bisa belajar bahwa ada banyak hal yang bisa kita maknai senagai kenangan dan pelajaran hidup yang sangat berkesan.

Harap baik, semoga nanti kita kembali dipertemukan dengan versi kita yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Jadi, kamu harus semangat apapun kondisinya, ya.

PROFIL

  TENTANG Sahabat Perpustakaan adalah badan semi otonom yang secara struktur memiliki garis koordinasi dengan Kepala UPT Perpustakaan Univer...