Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Tapi Ini Bukan tentang Matahari Terbenam oleh Ade Darma

  Tapi Ini Bukan tentang Matahari Terbenam Sebuah puisi oleh Ade Darma Rintihan angin liar dengan secercah binar datang di saat waktu yang sudah ditentukan oleh alam Begitu pula dengan seseorang yang datang di saat waktu yang sudah ditentukan oleh Tuhan Senja menatap sendu Rindu yang pulang kembali menemukanmu Sore yang indah pun perlu waktu untuk kembali padamu Perihal tentang seseorang yang sekadar hadir sesaat Semata-mata hanya bisa melihat dari kejauhan untuk sebatas mengagumi bukan untuk memiliki Akan tetapi terkadang suatu hal jauh lebih baik ketika dipandang daripada berusaha untuk menggapai tetapi dapat menimbulkan kegundahan dalam diri Keindahan langit yang temaram di waktu matahari terbenam hadir menyiratkan keelokannya Tak hanya sebatas sekadar hadir Namun ia berjanji untuk kembali Tapi ini bukan tentang Matahari Terbenam

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Untukmu Ibu oleh Linda

Untukmu Ibu Sebuah puisi oleh Linda Ibu engkaulah pahlawan dalam hidupku Penyemangat di setiap langkahku Mendampingiku saat senang dan sedih Pelukanmu menghapus lara dalam hatiku                                     Ibu kau bagaikan bintang bagiku                                     Menerangiku di setiap kegelapan                                     Menanamkan nilai nilai kebaikan                  ...

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Jalan yang Terang untuk yang Bertahan oleh Bella Najwa Muzdha

  Jalan yang Terang untuk yang Bertahan Sebuah puisi oleh Bella Najwa Muzdha ia bak sekawanan awan yang angkat kaki. setapak, setapak, lalu berlari melahap waktu serakus-rakusnya, dari menyarap pagi hingga meneguk petang.   ia ingin membawa pulang sekeranjang penuh syukur yang menyala—meredupkan nestapa di rumah yang selalu menunggu kepulangan dan membuat perayaan untuk menghidangkan segala rupa kebahagiaan sebelum ibu dan ayahnya semakin dikikis usia.   maka ia terus berjalan. sebab berkat doa dan semoga yang dibisikkan mereka ke Pemilik Semesta, ia dihadiahi sepasang kaki yang tak berkarat juga sepatu yang membawanya kepada selamat ketika sesekali tersesat—atau hampir sekarat.

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Sesapu Keterkikisan oleh Silvia Lusiani

  Sesapu Keterkikisan: Mahasiswa dan Rakyat dalam Daur Wacana yang Tersingkir Sebuah puisi oleh Silvia Lusiani   Di negeri yang subur, mahasiswa bersemarak, Mengagungkan mimpi, membara dan bercahaya. Namun terkadang, ironi menyapa, Kaitan dengan rakyat terkikis oleh wacana yang lemah.   Mahasiswa, suara para intelektual, Dilahirkan dalam akademi yang bernilai tinggi. Namun, apakah kepala hanya penuh dengan angka, Tak terketuk kegelisahan rakyat yang nyata?   Bergelora dalam diskusi dan perdebatan, Menyuarakan keadilan dan kebenaran. Namun, di balik tirai ilmu yang megah, Apakah tetap berpihak pada rakyat yang terpinggirkan?   Kuliah bergelut dengan teori-gerakan besar, Marx, Foucault, dan Piketty yang kian terkenal. Namun, dalam praktik, sering kali hilang tanda tanya, Tentang sejuta wajah rakyat yang menderita. Mahasiswa, seolah-olah memegang kunci perubahan, Namun terkadang lupa mengenai rakyat yang nyata. Da...

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Bintang (Tidak) Jatuh oleh Cinthya Risti Ambasari Weningtyas

  Bintang (Tidak) Jatuh Sebuah cerpen oleh Cinthya Risti Ambasari Weningtyas Setelah melewati hari yang melelahkan dengan pertempuran mata kuliah dan sakit kepala yang tak kunjung mereda, aku akhirnya jatuh ke tempat tidur. Lelah menyelimuti tubuhku. Meskipun berjam-jam tidak beristirahat, aku masih merindukan gerakan, sehingga aku tidak benar-benar merasa istirahat. Ada sebuah ungkapan yang sering terdengar dari mulut orang-orang, "tutup matamu, dan tidur akan mendatangimu, baik sadar maupun tidak." Aku mencoba mengikuti saran tersebut dengan harapan dapat memulihkan kelelahan yang melanda. Namun, ada sesuatu yang berat terus mengganggu pikiranku, merayap keluar melalui celah-celah rambut yang menempel di bantalku. Tak lama kemudian, terdengar suara ketidakpuasan di telingaku. Aku mendengar staf mengeluhkan performa Lyra, sahabatku. Evaluasi bulanan dari agensi menuntut kesempurnaan darinya. Aku hampir lupa bahwa hari ini adalah hari yang ditakuti oleh seluruh traine...

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Hak yang Diintervensi oleh Silvia Lusiani

  HAK YANG DIINTERVENSI Sebuah puisi oleh Silvia Lusiani                 Di bawah langit biru yang terbentang, Terhampar hak yang diintervensi oleh tangan yang tak bertanggung jawab. Sejuta cerita terlukis di mata rakyat yang terhina, Hak-hak yang terkikis, terperih, dan terenggut tanpa ampun.   Hak hidup, hak cinta, dan hak berbicara, Dipangkas oleh kekuasaan yang mencengkram tanpa belas kasihan. Suara-suara terdiam dalam hening yang pilu, Seolah kebenaran dibungkam, ditutup rapat di balik tirai kegelapan.   Namun, dalam jalinan waktu yang mengalir, Harapan-harapan bersemi di setiap detik yang berlalu. Dalam setiap langkah yang tegap, setiap jerit yang menggelegar, Keberanian tumbuh sebagai api yang tak bisa dipadamkan.   Hak-hak yang diintervensi adalah api yang meradang, Menyala dalam jiwa yang terus berjuang dan berani. Bersatu dalam keadilan, merang...

SEKAR Edisi Bulan Mei-Juni 2023 | Pantaskah? oleh Bimantoro Eko W.

  Pantaskah? Sebuah puisi oleh Bimantoro Eko W.   Tangis bernoda itu tampak Kosong bola matanya Seraya mengucap pinta tanpa jeda   Mungkin takut yang dirasa Takut maut akan tiba Letih sudah ia bersuara Dalam lautan salah yang meluap   Pantaskah? Tak kuasa aku bertanya Kini, kuramu doa menjadi satu Nanti, biarlah telaga surga yang merindu