Segalanya Pernah Bersemi
karya Fadil Dwi Prasetyo
Jika engkau telah dekat
kesempurnaan setangkai
mawar akan mengindahkanmu
walau ketabahan daun tak
sempat menutupi duri-durinya
ku genggam perih meski
tak jua reda
Jika engkau telah dekat
kan ku relakan melati
tumbuh tanpa dipuja
harum yang tinggal
mempersembahkan kesucian
sebab diam-diam mengisi
jiwa
Jika engkau telah dekat
isyarat hati tak lagi
berarti
dari dua jiwa, segalanya
pernah bersemi
tak lagi terdengar
bisikan sanubari
Namun, jika engkau sudah
jauh
gugur mu, gugur bunga
menyertai
hingga kubur rasa ini
akan selalu iri
ke dalam liang lahat
agar ikut membumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar